Susah nggak sih berbuat jujur?
4 Comments Posted in Opini On May 30, 2008
Tadi pas sholat jum’at sang khotib membahas masalah mengenai kenaikan BBM yang dikaitkan dengan kejujuran Pemerintah dalam defisit APBN. Pengalihan subsidi BBM kepada kesehatan tapi di Indonesia pelayanan subsidi seperti pada Askeskin, kualitasnya masih buruk dalam pelayanannya (dipandang sebelah mata oleh RS yang menyediakan fasilitas itu) dibandingkan dengan Srilangka pelayanan bagi warga yang kurang mampu mendapat fasilitas yang sama dengan yang membayar atau mampu. Masalah korupsi di Indonesia pun dibahas, ada yang menarik yang diceritakan oleh khotib yaitu makanan yang haram dapat merusak jiwa. Menurut beliau saat kuliah di luar negeri, ada seorang temannya yang makan di restauran namun karena pengusaan bahasa asing yang kurang maka dia bertanya kepada pelayan tentang menu X (ga tahu nama menunya apa?), apakah terbuat dari bahan babi atau tidak?Namun kata pelayan tidak memakai bahan babi. Tapi setelah dia sampai di asrama mahasiswa, dia langsung liat kamus, eh ternyata menu itu pake bahan babi, langsung dia memuntahkan makanan itu. Intinya adanya internalisasi dalam diri kita bahwa yang haram dapat merusak organ dan pikiran kita.
.