Atasi Dengan Komunikasi

Sebelum membaca tulisan di bawah, bagi yang belum membaca artikel “Solusi Bukan Polusi” silakan untuk membaca artikel tersebut terlebih dahulu. Jika sudah membaca artikel di atas, silakan membaca artikel di bawah.

#########################################

Seperti yang sudah saya katakan pada artikel sebelumnya (Solusi Bukan Polusi), perubahan lingkungan erat kaitannya dengan masalah sampah di Indonesia yang kurang baik pengelolaannya. Apalagi kesadaran rakyat Indonesia akan pentingnya hidup bersih dan sehat, yang menurut saya masih kurang. Manusia sebagai makhluk sosial tentuna tidak lepas dari berhubungan dengan manusia lain. Komunikasi menjadi sebuah kebutuhan yang sangat penting bagi setiap manusia. Masalah lingkungan pun bisa diatasi dengan membangun sebuah rantai komunikasi pada setiap orang agar masing-masing individu saling mengingatkan akan pentingnya hidup bersih dan sehat. Salah satu contonya seperti yang dilakukan oleh uni meri, yaitu membiasakan diri untuk tidak memakai plastik, yang memiliki sebuah ajakan (berkomunikasi dengan orang lain) yaitu So saat belanja jangan pernah ragu bilang, “ga pake plastik, Mas”. Itu hanya salah satu contoh yang saya berikan, masih banyak contoh yang lain.

British council pun mempunyai program Climate Cool, yang memiliki tujuan membangun jaringan anak muda yang berkomitmen untuk melakukan tindakan yang membatasi kontribusi yang mereka serta mayarakat berikan pada pertambahan volume emisi gas rumah kaca. Kami akan membangun kampanye melalu website yang sangat interaktif -yang relevan bagi jaringan berorientasi aksi- dan debat serta interaksi antara tiap orang dan kelompok, baik melalui pertemuan fisik maupun di dunia maya. Seperti yang sudah pernah saya utarakan pada artikel sebelumnya, saya mencoba mengaitkan relevansi hal di atas dengan keahlian saya di bidang IT. Akhirnya saya teringat kalau ada tim yang ikut Imagine Cup dari Fasilkom UI yang mempunyai sistem membangun jaringan seperti friendster, facebook, atau situs jejaring lainnya. Berikut penjelasan dari saudara Fuadi yang merupakan salah satu anggota tim tersebut.

Jadi, seperti yang telah saya presentasikan kemarin, bahwa saat ini Bumi sedang dalam keadaan sakit. The environment is not sustainable. Maka dari itu lah Imagine Cup diadakan bukan? Nah, bicara tentang environment, yang kita rasakan setiap hari adalah udara yang semakin panas dan panas yang disebut Global Warming yang diakibatkan oleh Green House Effect. Wajar lah Bumi semakin panas, karena begitu banyak kandungan CO2 di udara sementara produsen O2 semakin sedikit. Siapa sih yang bikin CO2 makin banyak? Ya kendaraan, ya pabrik, dll. Lalu, siapa pula yang bisa bikin O2? Mungkin ada alat atau mesin pembuat O2, tapi makhluk yang paling efektif dalam membuat O2 adalah pohon. Maka dari itu akhir-akhir ini sering digalakkan kegiatan menanam pohon di berbagai belahan di Bumi. Hari Menanam 10.000 Pohon, Hari Menanam Sejuta Pohon. Bahkan sampai ada iklan Bakrie Telekom yang dipajang besar-besaran di jalan Gatot Subroto yang bertuliskan: “Bumi telah memberikan manusia 250 milyar pohon. Bumi hanya meminta satu tunas pohon saja kepada setiap manusia.”

Nah akhirnya kita mendapat kata kunci: POHON.

Nah, berangkat dari betapa pentingnya keberadaan pohon, kami berpikir untuk membuat alat atau robot yang dapat menanam pohon secara otomatis. Namun sungguh kemampuan kami masih jauh dari itu. Akhirnya ada ide sederhana? Kenapa kita tidak meminta bantuan organisasi lingkungan untuk melakukannya? Kami sadar, mungkin organisasi lingkungan masih butuh dana yang sangat besar untuk menanam dan perawatan pohon.

Maka dari itu kita mendapat kata kunci selanjutnya: DANA.

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana bisa menggalang dana yang begitu banyak dan menyampaikan akan kebutuhan ini ke orang yang sangat banyak? Maka kami teringat akan adanya internet yang sudah jelas sekali keunggulannya. Lihat pengunjung YouTube, lihat pendaftar Friendster, pendaftar FaceBook, pendaftar Blogger, pendaftar Wordpress, pendaftar Yahoo! Mail, GMail, Windows Live. Berjuta-juta orang. Dan pemilik web-web tersebut saat ini menjadi kaya raya karena uang yang didapat dari pemasangan iklan di websitenya. Nah, bisa dibayangkan apa yang terjadi kalau uang itu disumbangkan untuk organisasi lingkungan dengan tujuan yang sangat spesifik, yaitu menanam pohon.

Kemudian, apa yang membuat orang tertarik untuk mendaftar di website kita? Kami mengingat Miniclip.com yang berisi banyak sekali game. Dan banyak sekali pengguna internet yang juga suka dengan game. Maka dari itu, kami memilih meyediakan game untuk menarik pengunjung ke website kami.

Nah, kemudian kita dapat kata kunci selanjutnya: GAME.

Game apa yang membuat orang tidak pernah puas? Game yang terus berkesinambungan dan tiada akhir. Misalnya, game-game yang merupakan simulasi. The Sims, Sim City, Sim Theme Park, Sim Hospital. Nah, berhubung sangat sulit sekali membuat game simulasi seperti itu, kami memilih mengambil bagian dari game itu, yaitu simulasi memelihara pohon, layaknya tamagochi yang memelihara binatang. Selain itu, ada juga penikmat game yang seru yang lebih mementingkan skor, misalnya game tembak2an (FPS) atau game Adventure. Kami juga menyediakan game tersebut di website kami. Untuk ke depannya, game-game yang kami sediakan akan terus bertambah seiring feedback dari pengguna website kami.

Nah, semakin banyak pengunjung dan member dari website kami, semakin banyak pula uang yang dihasilkan, maka semakin banyak pula pohon yang ditanam, sehingga semakin rindang Bumi kita, semakin terjaga O2 kita, semakin “adem” lagi Bumi kita.

Memang agak berbeda dengan tim lain yang lebih mengedepankan mencegah Bumi menjadi lebih buruk, tim kami mencoba membuat Bumi menjadi lebih sehat. Karena kami pikir, buat apa kalau hanya sekedar mencegah kebakaran hutan, mencegah penebangan liar, dan sebagainya. Karena jika hanya mencegah saja berarti membiarkan Bumi dalam keadaan sekarang sedangkan permasalahannya adalah Bumi yang sekarang pun sudah tidak sehat. Maka dari itu lebih baik membuat Bumi kembali sehat, salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menanam ribuan pohon setiap hari di wilayah mana pun di Bumi.

Ya, begitulah isi dari proyek kami, yang kami namain Pu’un Project (ditulis pu.un project supaya orang Perancis nggak kebingungan). [sumber]

Bagaimana?Ide ini menurut saya sangat menarik. Apalagi kalau ide ini bukan hanya menjadi ide saja yang tidak dilaksanakan dalam kehidupan kita. Memang menarik untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi di sekitar kita dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Apalagi masalah tersebut memang menjadi masalah bersama seperti perubahan iklim yang terjadi di dunia. Tentunya sebagai seorang mahasiswa Ilmu Komputer, saya lebih senang memikirkan masalah-masalah dalam kehidupan nyata apa saja yang bisa diselesaikan dengan menggunakan kapabilitas saya sebagai seorang mahasiswa.

No Comments yet »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

:hi: :naksir: :keren: :ngayal: more »

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by WordPress with GimpStyle Theme design by Horacio Bella.
Entries and comments feeds. Valid XHTML and CSS.

Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported.