Susah kalau nggak belajar

Mungkin nggak hanya saya alami saat hari ini saja, tetapi di luar itu saya juga pernah mengalaminya. Ceritanya itu begini, pada hari selasa ini ada kuis TBA (Teori Bahasa & Automata), sebenarnya saya dapat informasi kalau kuisnya itu diadakan hari kamis (besok lusa) ehh taunya pas dapat kabar dari asdos TBA, chandra satu jam sebelum masuk kuliah (jam 15.00 masuk kuliahnya) baru deh belajar TBA. Duuh ternyata belajar mendadak itu nggak enak. Dengan bekal persiapan yang hanya satu jam saja, padahal pas liburan kemarin sudah meniatkan untuk belajar TBA.

Pas di kelas,,,uuuh otak udah nggak enak gitu soalnya nggak ngerti sama sekali (banyak yang lupa). PasĀ  mulai mengerjakan soal (ada 5 soal), melihat soal no.1 dan 2 duuh ngga baca teori, no.3, 4, 5 aiih soalnya bingung. Setelah setengah jam berlangsung baru 3 soal yang dijawab, tetapi jawabannya juga nggak yakin. Namun saya berprinsip untuk tidak menyontek, saya lihat di barisan belakang asyik kerja sama.

Setelah kuis selesai, saya hanya mampu menjawab 4 dari 5 soal yang diberikan. Akhirnya saya berpikir tanpa persiapan memang susah untuk mengerjakan sesuatu. Tadinya saya mau mencoba untuk mengikuti kuis tidak belajar, tetapi pas di kelas jadi tegang gitu gara-gara bingung mau jawab soalnya.

Anda punya pengalaman yang lain?

Bagaimana kalau Fasilkom punya rumah sakit?

Udah lama banget hampir 23 hari saya tidak melakukan aktifitas mengeblog, lagi-lagi dikarenakan kesibukan kepadatan kuliah saya dan kegiatan organisasi. Saya ingin berbagi seputar mata kuliah yang saya dapat pada semester lima ini tetapi saya belum sempat untuk menuliskannya.

*********************************

Continue reading Bagaimana kalau Fasilkom punya rumah sakit?…

Powered by WordPress with GimpStyle Theme design by Horacio Bella.
Entries and comments feeds. Valid XHTML and CSS.