<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule">

<channel>
	<title>toni dermawan y &#187; Pendidikan</title>
	<atom:link href="http://tonidermawan.net/category/pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tonidermawan.net</link>
	<description>tempat cari pelajaran dan ilmu pengetahuan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Jan 2010 09:02:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<creativeCommons:license>http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/3.0/</creativeCommons:license>		<item>
		<title>Penyambutan MaBa 2008 di Fasilkom UI</title>
		<link>http://tonidermawan.net/penyambutan-maba-2008-di-fasilkom-ui.html/</link>
		<comments>http://tonidermawan.net/penyambutan-maba-2008-di-fasilkom-ui.html/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 13:13:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>toni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[fasilkom]]></category>
		<category><![CDATA[maba 2008]]></category>
		<category><![CDATA[penyambutan]]></category>
		<category><![CDATA[PPKB]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[ui]]></category>
		<category><![CDATA[UMB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonidermawan.net/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[UI menyiapkan lima gerbang yang dibuka untuk para lulusan SMA atau SMK atau mantan mahasiswa yang ingin masuk ke UI :

PPKB (Prestasi dan Pemerataan kesempatan belajar)
Dalam rangka pemerataan kesempatan belajar, UI mengirimkan undangan kepada siswa SMA yang berprestasi diseluruh wilayah Indonesia untuk masuk UI. Demi standarisasi mutu, khusus bagi mahasiswa yang diterima melalui PPKB harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>UI menyiapkan <a href="http://www.ui.edu/page/pendaftaran-ke-ui-id.html" target="_blank">lima gerbang</a> yang dibuka untuk para lulusan SMA atau SMK atau mantan mahasiswa yang ingin masuk ke UI :</p>
<ol>
<li><strong>PPKB</strong> (Prestasi dan Pemerataan kesempatan belajar)<br />
Dalam rangka pemerataan kesempatan belajar, UI mengirimkan undangan kepada siswa SMA yang berprestasi diseluruh wilayah Indonesia untuk masuk UI. Demi standarisasi mutu, khusus bagi mahasiswa yang diterima melalui PPKB harus mengikuti program matrikulasi mata kuliah tertentu selama kurang lebih empat minggu. Siswa SMA yang mendapatkan Undangan, harus datang sendiri pada saat pendaftaran. Jika tidak datang dianggap mengundurkan diri.</li>
<li><strong>UMB</strong> (Ujian Masuk Bersama)<br />
Seleksi Ujian Masuk yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia bekerjasama dengan Perhimpunan SPMB Nusantara dalam kegiatan yang diberi nama Ujian Masuk Bersama. Calon Mahasiswa dapat memilih salah satu atau kedua ujian seleksi tersebut untuk diterima menjadi mahasiswa UI.</li>
<li><strong>SNMPTN</strong> (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)<br />
seleksi penerimaan nasional yang diselenggarakan Panitia yang dibentuk oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional yang ujiannya diselenggarakan tanggal 2—3 Juli 2008.<span id="more-150"></span></li>
<li><strong>KI</strong> (Kelas Internasional)<br />
Lima Fakultas di UI yaitu Fakultas Psikologi, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Komputer, dan Fakultas Ekonomi menyelenggarakan kelas internasional bekerjasama dengan universitas-universitas terkemuka di Australia dan Eropa untuk program sarjana dengan gelar ganda. Seleksi masuk terdiri atas seleksi akademik dan Bahasa Inggris. Keuntungan KI adalah selain diperoleh gelar ganda dari UI dan Universita Mitra, mahasiswa juga mendapat pengalaman pendidikan diluar negeri serta mendapat pengakuan internasional.</li>
<li><strong>KSDI</strong> (Kerja Sama Daerah dan Industri)<br />
Dalam program ini, ditawarkan 54 program studi jenjang pendidikan sarjana yang secara integratif berada di bawah payung Universitas Indonesia, dengan jumlah peserta yang diterima disesuaikan dengan daya tampung tiap-tiap program studi. Pemerintah daerah dan industri, dapat menjaring lulusan SMA terbaik yang terdapat di daerahnya, untuk mengikuti seleksi tahap selanjutnya yang diadakan oleh Universitas Indonesia.<br />
Untuk memanfaatkan pendidikan di program-program studi ini, pemda atau industri menyepakati suatu skema kerja sama yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Indonesia. Sumber dana dalam kerja sama ini dapat berasal dari anggaran daerah, donasi dari industri, yayasan sosial, ataupun perseorangan dermawan. Bila seorang calon diterima dalam program kerja sama dengan pemda ini, ia harus membuat pernyataan kembali ke daerah dengan Pemda atau setidaknya bersedia untuk berjanji akan berkarier di daerah. Sementara itu, dalam skema kerja sama Universitas Indonesia dengan Industri, sumber dananya berasal dari industri, pesertanya terikat dalam surat pernyataan untuk berkarier dengan industri atau setidaknya bersedia ditempatkan di daerah.</li>
</ol>
<p>Dari kelima jalur masuk akan ada advokasi (bantuan) kepada maba (mahasiswa baru) hanya dari jalur PPKB, UMB dan SNMPTN. Menurut yang saya dengar (bisa saja saya salah[nanti bakal saya cari tahu]), 150 orang akan di terima di Fasilkom UI.</p>
<p>Rinciannya dari PPKB adalah 25 orang (data ini sudah valid), dari SNMPTN adalah 35 orang (data ini saya tidak begitu yakin kevalidannya), sisanya dari UMB adalah 90 orang(data ini saya tidak begitu yakin kevalidannya).</p>
<p>Di Fasilkom UI sendiri sudah siap-siap dalam menghadapi maba 2008 yang akan masuk ke Fasilkom. Persiapan yang Insya Allah akan berhasil dengan baik dan lancar. Di BEM Fasilkom sendiri sudah membentuk tim advokasi. Sedangkan BSO lain seperti FUKI yang akan mengadakan DAF(Dauroh Awal Fakultas).</p>
<p>Persiapan tim advokasi yang digawangi oleh Kabid Adkesma, <a href="http://dhiemazrys.blogspot.com/" target="_blank">Dhiemas RYS</a>. Tim advokasi tersebut Insya Allah akan berjuang untuk membantu maba yang kurang mampu, tetapi jangan ada yang berani coba-coba (alias maba itu sebenarnya mampu membayar).</p>
<p>Mungkin itu penjelasan yang singkat dari saya. Semoga informasi ini berguna bagi teman-teman khususnya yang ingin masuk ke Fasilkom UI.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonidermawan.net/penyambutan-maba-2008-di-fasilkom-ui.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyikapi 41 PTN keluar dari SPMB</title>
		<link>http://tonidermawan.net/menyikapi-41-ptn-keluar-dari-spmb.html/</link>
		<comments>http://tonidermawan.net/menyikapi-41-ptn-keluar-dari-spmb.html/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 05:00:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>toni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonidermawan.net/menyikapi-41-ptn-keluar-dari-spmb/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah diberitahu oleh seorang teman,  sebuah berita di Koran Kompas yang terbit hari ini. Ada yang menarik ternyata 41 PTN keluar dari Perhimpunan SPMB dan mengadakan ujian seleksi mahasiswa baru seperti SPMB dengan menggunakan kepanitian sendiri.
Kenapa bisa beda antara rektor yang keluar dari SPMB dengan Perhimpunan SPMB?

&#8230; pengelolaan keuangan dari pendaftaran calon mahasiswa baru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah diberitahu oleh seorang teman,  sebuah berita di Koran Kompas yang terbit hari ini. Ada yang menarik ternyata <a href="http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.03.09.19022960&amp;channel=1&amp;mn=1&amp;idx=1" target="_blank">41 PTN keluar dari Perhimpunan SPMB </a>dan mengadakan ujian seleksi mahasiswa baru seperti SPMB dengan menggunakan kepanitian sendiri.</p>
<p>Kenapa bisa beda antara rektor yang keluar dari SPMB dengan Perhimpunan SPMB?</p>
<p><span id="more-102"></span></p>
<blockquote><p><strong>&#8230; pengelolaan keuangan dari pendaftaran calon mahasiswa baru menjadi alasan utama keluarnya 41 PTN.</strong></p>
<p align="left">&nbsp;</p>
<p><em>â€œPerhimpunan SPMB keliru menerjemahkan aturan pemerintah lewat Keputusan Menteri keuangan (Kepmenkeu) Nomor 115 pasal 2 B Tahun 2001 tentang Tata Cara Penggunaan Penerimaan Negara Bukan Pajak pada Perguruan Tinggi Negeri. Hal itu yang kami tidak sejalan. Karenanya, Undip dan beberapa PTN lain akan keluar dari Perhimpunan SPMB,â€ tegas Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof Dr dr Susilo Wibowo melalui Kepala Humas Undip Adi Nugroho di Kota Semarang, Minggu (9/3). </em>[<a href="http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.03.09.19022960&amp;channel=1&amp;mn=1&amp;idx=1" target="_blank">kompas2008]</a></p>
<p><em>&#8220;Kita tidak mau pelaksanaan SPMB melanggar hukum. Para rektor PTN yang nantinya akan disalahkan. Dana SPMB murni masuk kas negara yang sesuai undang-undang (UU) menjadi penghasilan negara bukan pajak (PNBP),&#8221; kata Fasich di selasela pertemuan rektor PTN se-Indonesia di ruang Rektorat ITS Surabaya kemarin. Menurut dia, ketika ditangani perhimpunan, uang pendaftaran masuk ke rekening perhimpunan.</em>[<a href="http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/03/10/1/90225/41-ptn-sepakat-tolak-spmb" target="_blank">okezone2008</a>]</p></blockquote>
<p>Jadi konsep apa yang akan muncul?</p>
<blockquote><p>UMPTN akan menjadi salah satu ujian seleksi bagi mahasiswa baru yang rencananya akan diadakan tanggal 25-26 juni nanti (yang saya baca di koran).</p>
<p><em>Menurut Fasich yang ditunjuk sebagai juru bicara, pelaksanaan SPMB selama ini sudah bagus namun kurang transparan dalam segi keuangan karena uang masuk ke perhimpunan bukan negara. Karena itu, selama masih dilaksanakan SPMB oleh perhimpunan, seluruh PTN sepakat menyelenggarakan sendiri dengan nama Ujian Masuk Perguruan Tinggi Nasional (UMPTN).</em></p>
<p><em>&#8220;Pembahasan materi teknis sudah matang. Semua menyatakan setuju dengan pelaksanaan itu dan keluar dari perhimpunan, teknisnya akan dibicarakan lebih dalam lagi diantara PTN,&#8221; katanya.</em></p>
<p><em>Nantinya, kata Fasich, panitia nasional akan menyerupai panitia sebelumnya hanya nama yang berbeda. Teknis pembayaran berbeda dengan SPMB sebelumnya.</em></p>
<p><em>Bila sebelumnya seluruh keuangan pendaftaran masuk perhimpunan dan dibelanjakan untuk kepentingan tes, maka UMPTN nanti uang masuk ke bank, kemudian ditranfers ke kas negara baru ke masing-masing rekening PTN atau Rektor.</em></p>
<p><em>&#8220;Jadi, semua keuangan bisa dipertanggungjawabkan karena masing-masing rektor memiliki rekening sendiri. Semua PTN sudah sepakat mengunakan cara itu,&#8221; ujarnya. </em>[<a href="http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=162217" target="_blank">media2008</a>]</p>
<p><em>Ditanya sistem penyelenggaran UMPTN dan pengelolaan keuangannya, ia mengatakan calon mahasiswa langsung mendaftar ke Bank Mandiri dengan menyebutkan ikut IPC atau IPA/IPS.</em></p>
<p><em>&#8220;Kalau IPC ada tiga pilihan program studi, sedangkan IPA/IPS ada dua pilihan program studi. Kalau tiga pilihan, maka Bank Mandiri akan mentransfer PTN yang menjadi pilihan pertama dengan uang 55 persen, pilihan kedua 30 persen, dan pilihan ketiga 15 persen,&#8221; katanya.</em></p>
<p><em>Untuk dua pilihan, katanya, Bank Mandiri akan mentransfer PTN yang menjadi pilihan pertama dengan uang 60 persen dan pilihan kedua 40 persen. &#8220;Semuanya akan ditransfer ke rekening rektor PTN masing-masing,&#8221; katanya.</em>[<a href="http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.03.09.20123873&amp;channel=1&amp;mn=1&amp;idx=1" target="_blank">kompas2008</a>]</p></blockquote>
<p>Sikap pemerintah?</p>
<blockquote><p><em>Sebab, Depdiknas sendiri melalui Peraturan Menteri No 6/2008 tentang Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru, tetap memberikan beberapa alternatif. Di antaranya <strong>dilakukan dan dikelola sendiri</strong>, <strong>dilakukan bersama PTN lain</strong>, atau <strong>diserahkan pengelolaannya kepada pihak ketiga</strong>. &#8220;Prinsipnya keputusan di tangan rektor,&#8221; tandasnya.</em> [<a href="http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/03/10/1/90225/41-ptn-sepakat-tolak-spmb" target="_blank">okezone2008</a>]</p></blockquote>
<p>Jadi, bagi para calon mahasiswa yang ingin kuliah ke PTN bisa mengambil berbagai macam cara, melalui UM yang diselenggarakan PTN yang bersangkutan atau melalui UMPTN yang dibentuk oleh 41 PTN yang keluar dari Perhimpunan SPMB. Ataupun mengikuti SPMB yang diselenggarakan oleh Perhimpunan SPMB.</p>
<p>Seperti pada Undip,</p>
<blockquote><p><em>Adi menjelaskan, pelaksaaan pendaftaran UMPTN kemungkinan akan bersamaan dengan pendaftaran Ujian Mandiri Undip tahap dua yang juga akan diselenggarakan pada Juni atau Juli mendatang, termasuk pengumuman penerimaannya. Keseluruhan mahasiswa baru yang dijaring melalui <strong>UMPTN, UM Undip satu, dan UM dua serta Program Seleksi Siswa Berpotensi (PSSB) akan masuk kuliah awal September 2008</strong> . </em>[<a href="http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.03.09.19022960&amp;channel=1&amp;mn=1&amp;idx=1" target="_blank">kompas2008]</a></p></blockquote>
<p>Untuk UI sendiri belum menyatakan keluar dari Perhimpunan SPMB, alhasil sebagian PTN yang cukup terkenal banyak yang menggunakan UMPTN. Jadi , UMPTN kan lebih dahulu dibandingkan SPMB, terus?Persaingan masuk ke UI tentunya lebih besar dikarenakan banyak calon mahasiswa yang mengambil UMPTN sekaligus SPMB.</p>
<p>Kita tunggu berita selanjutnya, buat kamu yang udah lulus dari SMA, sekarang tentunya belajar aja yang rajin dan jangan lupa perbanyak do&#8217;a.</p>
<p>Jadi inget pesan Tuk Bayan Tula (Dari buku Laskar Pelangi) buat Mahar dan Flo, â€œ<strong>Buka buku, belajar!</strong>â€œ</p>
<p>Semoga sukses meraih PTN yang diinginkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonidermawan.net/menyikapi-41-ptn-keluar-dari-spmb.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengerjakan PR dengan bantuan mesin pencari</title>
		<link>http://tonidermawan.net/mengerjakan-pr-dengan-bantuan-mesin-pencari.html/</link>
		<comments>http://tonidermawan.net/mengerjakan-pr-dengan-bantuan-mesin-pencari.html/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 13:05:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>toni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonidermawan.net/mengerjakan-pr-dengan-bantuan-mesin-pencari/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika saya sedang berpikir untuk membuat suatu artikel dalam blog sayaÂ  ini. Saya sedang mengerjakan tugas satu pada mata kuliah jaringan komputer. Teringat bahwa saya mengerjakan artikel ini dengan bantuan sang mesin pencari , tentunya berkat salah satu mesin pencari yaitu google, pekerjaan saya menjadi agak ringan. Kenapa saya bilang agak?Karena saya masih harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika saya sedang berpikir untuk membuat suatu artikel dalam blog sayaÂ <a href="http://tonidermawan.net"> ini</a>. Saya sedang mengerjakan tugas satu pada mata kuliah jaringan komputer. Teringat bahwa saya mengerjakan artikel ini dengan bantuan sang mesin pencari , tentunya berkat salah satu mesin pencari yaitu <a href="http://google.com">google</a>, pekerjaan saya menjadi agak ringan. Kenapa saya bilang agak?Karena saya masih harus memilah dan memilih artikel mana saja yang saya inginkan.</p>
<p>Terus ada satu hal lagi yang saya masih bingungkan bukan masalah mesin pencari tetapi situs <a href="http://wikipedia.org">wikipedia</a>, katanya nggak cocok kalau buat referensi (dari hasil tanya sana-sini). Saya agak malas untuk mencari artikelnya. Kabarnya kalau TA (tugas akhir) kita menggunakan referensi dari situs wiki, kita bisa di-KO oleh dosen penguji [belum ngerasain soalnya].</p>
<p><span id="more-95"></span><em>So</em>,Â  bagi saya media internet terutama mesin pencari menjadi salah satu cara yang ampuh untuk mencari bahan referensi ketimbang buku, bukan saya malas baca buku tapi rasa-rasanya lebih mudah aja gitu. Saya sendiri nggak terlalu suka baca buku kuliah yang tebal itu, tapi kadang-kadang saya baca juga lho .</p>
<p>Oh iya, kalau mau mencari bahan-bahan di internet melalui<em> search engine</em>, <em>query</em> atau kata yang digunakan untuk pencarian itu lebih umum atau cari kata-kata yang sakti [biasanya kalau lagi dapat wangsit,hehehe]. Oh iya lagi, saya meng-update blog ini pada hari selasa, soalnya hari senin kemarin saya nggak enak badan alias sakit. Bagi pengunjung setia saya [emang ada yah?] silahkan dinikmati hidangan yang telah pelayan sediakan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonidermawan.net/mengerjakan-pr-dengan-bantuan-mesin-pencari.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beginikah sikap seorang mahasiswa?</title>
		<link>http://tonidermawan.net/beginikah-sikap-seorang-mahasiswa.html/</link>
		<comments>http://tonidermawan.net/beginikah-sikap-seorang-mahasiswa.html/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 03:06:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>toni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonidermawan.net/beginikah-sikap-seorang-mahasiswa/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang mahasiswa harusnya memiliki sikap yang maha (baca: lebih-red) daripada seorang siswa sekolah.  Namun apa yang terjadi sikap yang dilakukan oleh sebagian mahasiswa di tanah air yaitu tawuran. Tawuran yang diakibatkan karena persoalan-persoalan yang sepele maupun serius. Kegiatan yang dilakukan oleh sebagian mahasiswa di tanah air ini ternyata tidak hanya menimbulkan korban fisik saja, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://tell.fll.purdue.edu/JapanProj/FLClipart/Verbs/fight.gif" border="0" alt="berkelahi" width="147" height="141" align="left" />Seorang mahasiswa harusnya memiliki sikap yang maha (baca: lebih-red) daripada seorang siswa sekolah.  Namun apa yang terjadi sikap yang dilakukan oleh sebagian mahasiswa di tanah air yaitu <a href="http://www.liputan6.com/ibukota/?id=148439">tawuran</a>. Tawuran yang diakibatkan karena <a href="http://www.suaramerdeka.com/harian/0710/06/opi10.htm">persoalan-persoalan</a> yang sepele maupun serius. Kegiatan yang dilakukan oleh sebagian mahasiswa di tanah air ini ternyata tidak hanya menimbulkan korban fisik saja, namun bisa <a href="http://www.antara.co.id/arc/2007/12/31/tawuran-mahasiswa-rusak-kerjasama-perguruan-tinggi-ri-dan-ln/">merusak</a> kerjasama antara perguruan tinggi di Indonesia dan di luar negeri. Wartawan pun <a href="http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2007/12/05/1/66051">dijadikan sasaran</a> oleh para mahasiswa karena tidak jadi tawuran.</p>
<p><span id="more-87"></span>Dalam sebuah berita yang saya lihat di televisi,</p>
<blockquote><p>&#8230; berunjuk rasa menentang kenaikan SPP dan biaya praktikum. Semula, unjuk rasa berlangsung damai. Namun, kericuhan terjadi saat para mahasiswa berusaha menerobos pintu ruang rektor yang dijaga ketat sejumlah dosen dan satuan pengaman (satpam) kampus. Para mahasiswa kemudian nekad menyegel ruang rektor meski akhirnya digagalkan satpam. (<a href="http://www.metrotvnews.com/berita.asp?id=52557">sumber</a>)</p></blockquote>
<p align="justify">Tindakan yang dilakukan mahasiswa tersebut seolahnya mahasiswa tersebut tidak<img src="http://tell.fll.purdue.edu/JapanProj/FLClipart/Verbs/read.gif" border="0" alt="bosan" width="88" height="131" align="right" /> mempelajari pendidikan moral di Indonesia yaitu PPKn. Mungkin mahasiswa tersebut hanya mendengar saja tanpa dihayati, diresapi, dilaksanakan. Mungkin lagi karena sudah terlalu bosan dengan banyaknya mata pelajaran di sekolah. Atau mungkin lagi karena sudah bosan dengan konsep-konsep saja tentang budi pekerti, seharusnya kurikulum di Indonesia harus bisa menerapkan aplikasi-aplikasi budi pekerti seperti <strong><a href="http://portal.cbn.net.id/cbprtl/common/ptofriend.aspx?x=Regional&amp;y=cybernews%7C0%7C0%7C11%7C28">toko kejujuran</a></strong> yang berada di SMP kudus atau <a href="http://www.kpk.go.id/modules/news/article.php?storyid=2123"><strong>ular tangga anti korupsi</strong></a>.</p>
<p>Cara-cara seperti itulah yang menurut saya sangat ampuh untuk mengajarkan budi pekerti yang menurut saya kalau diajarkan dengan konsep menjadi nampak seperti kuliah filsafat (padahal belum pernah mengambil kuliah ini). Realita yang ada dapat kita lihat bahwa mahasiwa sekarang ini cenderung bertindak mencerminkan norma-norma yang berlaku. Maka sebaiknya perlu diadakan pula mata kuliah budi pekerti, tetapi seperti yang saya katakan di atas sebaiknya hindari konsep-konsep, usahakan dengan aplikasi-aplikasi yang nyata.</p>
<p><strong>UPDATED</strong></p>
<p>Sumber gambar :</p>
<ol>
<li>http://tell.fll.purdue.edu/JapanProj/FLClipart/Verbs/fight.gif</li>
<li>http://tell.fll.purdue.edu/JapanProj/FLClipart/Verbs/read.gif</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonidermawan.net/beginikah-sikap-seorang-mahasiswa.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Realita kehidupan</title>
		<link>http://tonidermawan.net/realita-kehidupan.html/</link>
		<comments>http://tonidermawan.net/realita-kehidupan.html/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jan 2008 09:33:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>toni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonidermawan.net/realita-kehidupan/</guid>
		<description><![CDATA[Kamu bilang rumah kumuh, 
Aku bilang istana megah
Kamu bilang ikan asin, 
Aku bilang daging ayam
Kamu bilang baju lusuh,
Aku bilang pakaian kehormatan

Kenapa saya tiba-tiba memikirkan kata-kata di atas sebelum saya pergi ke kampus pada hari ini?Saya sendiri merasa bingung, rasa-rasanya kehidupan masyarakat kita semakin susah saja, melihat di TV saya merasa kasihan dengan mereka yang harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kamu bilang rumah kumuh, </strong></p>
<p><strong>Aku bilang istana megah</strong></p>
<p><strong>Kamu bilang ikan asin, </strong></p>
<p><strong>Aku bilang daging ayam</strong></p>
<p><strong>Kamu bilang baju lusuh,</strong></p>
<p><strong>Aku bilang pakaian kehormatan</strong></p>
<p><span id="more-82"></span></p>
<p>Kenapa saya tiba-tiba memikirkan kata-kata di atas sebelum saya pergi ke kampus pada hari ini?Saya sendiri merasa bingung, rasa-rasanya kehidupan masyarakat kita semakin susah saja, melihat di TV saya merasa kasihan dengan mereka yang harus mengantri <a title="minyak tanah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Minyak_tanah">minyak tanah</a>. Saya menjadi miris dengan melihat kehidupan orang-orang kaya, saya tidak bermaksud untuk menyalahkan mereka, namun kepedulian mereka terhadap orang-orang yang tidak mampu -saya rasa masih kurang-.</p>
<p><img src="http://www.iips.cz/upload/Handcuffed_to_Money.jpg" border="0" alt="" width="100" height="124" align="left" />Kira-kira apakah saya bisa untuk mengubah bangsa ini yang tingkat <a title="Korupsi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Korupsi">korupsi</a> pada tahun 2007  berada di urutan ke-143 dari 180 negara yang disurvei oleh Transparency International (TI) atau dengan IPK (Indeks Persepsi Korupsi *saya pikir Indeks Prestasi Kumulatif*)  2,3 [Skor 0 merupakan indikator paling korup,sedangkan 10 paling bersih] (sumber artikel <a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/berita-utama/ti-nyatakan-ri-semakin-korup.html">disini</a>). Dimana kejujuran sedikit sekali ditampakkan oleh bangsa kita, seperti <a href="http://berlizone.com/?p=34#more-34">teman saya</a> yang kehilangan laptopnya. Masalah-masalah lain pun harus tetap diperhatikan.</p>
<p>Rasanya ingin segera menata <a title="indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">bangsa ini</a>, namun tatalah dulu diri sendiri.</p>
<p><strong>&#8220;Seseorang yang menginginkan perubahan ke arah lebih baik terhadap bangsanya&#8221; </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonidermawan.net/realita-kehidupan.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
