<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments for toni dermawan y</title>
	<atom:link href="http://tonidermawan.net/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tonidermawan.net</link>
	<description>tempat cari pelajaran dan ilmu pengetahuan</description>
	<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 01:13:39 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Hilang by agungfirmansyah</title>
		<link>http://tonidermawan.net/hilang.html/comment-page-1/#comment-894</link>
		<dc:creator>agungfirmansyah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2008 18:17:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tonidermawan.net/?p=240#comment-894</guid>
		<description>update lah Ton....!
Kan udah uas.:keren:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>update lah Ton&#8230;.!<br />
Kan udah uas.<img src='http://tonidermawan.net/smilies/kucing_keren.gif' alt='&#58;&#107;&#101;&#114;&#101;&#110;&#58;' class='wp-smiley' width='50' height='50' title='&#58;&#107;&#101;&#114;&#101;&#110;&#58;' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Cara membuat kucing smilies by mister bali</title>
		<link>http://tonidermawan.net/cara-membuat-kucing-smilies.html/comment-page-1/#comment-893</link>
		<dc:creator>mister bali</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 06:54:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tonidermawan.net/cara-membuat-kucing-smilies/#comment-893</guid>
		<description>broo ga bisa, tolong dong kasi tutorial yg lebih lengkap. terutama menaruh '[php][/php]' disebelah baris mananya? Saya juga memakai WP GRINS tp ga mau muncul jg si kucing. misterbali08@gmail.com 

thanks..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>broo ga bisa, tolong dong kasi tutorial yg lebih lengkap. terutama menaruh &#8216;[php][/php]&#8216; disebelah baris mananya? Saya juga memakai WP GRINS tp ga mau muncul jg si kucing. <a href="mailto:misterbali08@gmail.com">misterbali08@gmail.com</a> </p>
<p>thanks..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Hilang by Prib</title>
		<link>http://tonidermawan.net/hilang.html/comment-page-1/#comment-892</link>
		<dc:creator>Prib</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2008 16:34:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tonidermawan.net/?p=240#comment-892</guid>
		<description>KAHIM Planologi hilang, tapi sudah berhasil ditemukan...

Salah satu peserta pelantikan GAMAIS ITB sempat hilang 20 menitan, tapi sudah ketemu ko</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>KAHIM Planologi hilang, tapi sudah berhasil ditemukan&#8230;</p>
<p>Salah satu peserta pelantikan GAMAIS ITB sempat hilang 20 menitan, tapi sudah ketemu ko</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on 10 Faktaku by malinda</title>
		<link>http://tonidermawan.net/10-faktaku.html/comment-page-1/#comment-891</link>
		<dc:creator>malinda</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 13:41:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tonidermawan.net/?p=233#comment-891</guid>
		<description>cieee Toni mau jadi ketua BEM Fasilkom wuizzzz,,,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>cieee Toni mau jadi ketua BEM Fasilkom wuizzzz,,,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Asap rokok itu by Hans Suta Widhya</title>
		<link>http://tonidermawan.net/asap-rokok-itu.html/comment-page-1/#comment-889</link>
		<dc:creator>Hans Suta Widhya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 06:09:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tonidermawan.net/asap-rokok-itu/#comment-889</guid>
		<description>Ulama Harus Ikut Pikirkan Dampak Fatwa Rokok Haram

Meski masih dalam tahap wacana, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dikabarkan akan mengeluarkan fatwa haram merokok bagi umat Islam. Isu ini dapat menjadi kontroversi baru karena bisa membuat punahnya sebuah ekosistem dan komunitas yang sudah mapan.

Persoalannya, tentu adalah bagaimana mengatasi krisis yang terjadi pasca fatwa haram oleh MUI. Siapakah yang bertanggungjawab atas dampak negatif dari dikeluarkannya fatwa ini? Apakah MUI juga sudah memikirkan dampak-dampaknya?

Padahal, jika fatwa rokok haram diluncurkan pasti dampak sosial ekonomisnya akan luar biasa besar. Rokok merupakan salah satu penyumbang devisa bagi negara, dan juga penyumbang berbagai kegiatan (sponsorship), bahkan dalam event resmi pemerintahan dan keagamaan.

Bukan itu saja, berapa juta orang yag akan mendapat kesengsaraan akibat masalah ini. Pengusaha dan karyawan pabrik rokok, meskipun banyak barangkali masih bisa dihitung. Tetapi, berapa jumlah tetangga kita yang menjadi tukang rokok di sepanjang jalan, tentu jumlahnya akan menjadi sangat banyak.

Dalam konteks ini, kita mengharapkan agar para ulama (jika mengeluarkan fatwa rokok haram) juga turut membantu memikirkan nasib dan masa depan jutaan komunitas manusia yang menggantungkan hidupnya kepada industri rokok. Terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ulama Harus Ikut Pikirkan Dampak Fatwa Rokok Haram</p>
<p>Meski masih dalam tahap wacana, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dikabarkan akan mengeluarkan fatwa haram merokok bagi umat Islam. Isu ini dapat menjadi kontroversi baru karena bisa membuat punahnya sebuah ekosistem dan komunitas yang sudah mapan.</p>
<p>Persoalannya, tentu adalah bagaimana mengatasi krisis yang terjadi pasca fatwa haram oleh MUI. Siapakah yang bertanggungjawab atas dampak negatif dari dikeluarkannya fatwa ini? Apakah MUI juga sudah memikirkan dampak-dampaknya?</p>
<p>Padahal, jika fatwa rokok haram diluncurkan pasti dampak sosial ekonomisnya akan luar biasa besar. Rokok merupakan salah satu penyumbang devisa bagi negara, dan juga penyumbang berbagai kegiatan (sponsorship), bahkan dalam event resmi pemerintahan dan keagamaan.</p>
<p>Bukan itu saja, berapa juta orang yag akan mendapat kesengsaraan akibat masalah ini. Pengusaha dan karyawan pabrik rokok, meskipun banyak barangkali masih bisa dihitung. Tetapi, berapa jumlah tetangga kita yang menjadi tukang rokok di sepanjang jalan, tentu jumlahnya akan menjadi sangat banyak.</p>
<p>Dalam konteks ini, kita mengharapkan agar para ulama (jika mengeluarkan fatwa rokok haram) juga turut membantu memikirkan nasib dan masa depan jutaan komunitas manusia yang menggantungkan hidupnya kepada industri rokok. Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
