Anak Sekolah Minta Uang
Aku adalah anak sekolah
Aku adalah tunas-tunas bangsa
Aku adalah generasi penerus
Aku adalah calon pemimpin masa depan
Jadi aku harus sekolah
Jadi aku harus belajar dengan giat
Jadi aku harus dapat pendidikan yang layak
Makanya aku minta uang
Agar sekolahku yang rubuh bisa dibangun lagi
Agar aku bisa membeli buku
Agar sekolahku punya internet
Agar aku menjadi semakin pintar
Oh Bapak-bapakku di ruang dewan ber-AC
Berilah aku uang
Jangan uangnya buat beli laptop
Oh Bapak-bapakku di partai
Jangan cuma mikirin kampanye
Beri saja aku uang
Oh Bapak-bapakku para pejabat
Jangan cuma mikirin kursi
Beri saja aku uang
Tolong
(Sumber)
Sekilas membaca puisi di atas ada yang salah dengan dunia pendidikan kita, seolah tidak adanya kepedulian dari pemerintah yang katanya menyediakan 20 % APBN berdasarkan Bagian Keempat
mengenai Pengalokasian Dana Pendidikan pada pasal 49 ayat satu(1) Dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Namun pada kenyataannya pemrintah hanya menyediakan 11,8 persen pada APBN 2007 menjadi 10.8 persen pada RAPBN 2008 (sumber). Sungguh memprihatinkan tapi ada yang lebih memprihatinkan lagi pada APBN tidak memasukkan kenaikan gaji guru pada komponen 20% tersebut. Hal ini senada dikatakan oleh Pa Wapres, Jusuf Kalla merasa heran karena kesejahteraan guru yang ditunjukkan dalam kenaikan gajinya ternyata tidak termasuk dalam komponen 20 persen anggaran pendidikan sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 (sumber). Namun menurut Pa Wapres juga bahwa pendidikan tidak tergantung pada masalah anggaran saja. Menurutnya mutu pendidikan nasional sangat tergantung pada kualitas guru, bukan semata-mata pada masalah anggaran (sumber).
Hal ini tentu menjadi tanggung jawab seluruh warga negara Indonesia bukan hanya pemerintah pusat atau daerah namun memang seluruh rakyat Indonesia. Masa depan bangsa kita ada di tangan para generasi muda. Tentunya generasi kita tidak bisa maju jikalau mereka bodoh, pendidikanlah yang membuat generasi muda kita bisa mengubah bangsa Indonesia yang memiliki krisis yang belum selesai. Pendidikan haruslah diatur sedemikian rupa agar bangsa kita tidak hancur , tidak dibodohi bangsa lain, tidak diatur bangsa lain.
Namun saya masih bangga dengan bangsa kita tercinta ini. Ternyata meskipun dunia pendidikan kita masih hitam tetapi ada sesuatu yang sangat membanggakan kita. Di tengah pendidikan yang dirasa sulit oleh sebagian warga kita yang kekurangan namun masih ada harapan yang menyatakan bahwa bangsa kita tidak bodoh. Indonesia memborong 4 medali di International Olympiad in Informatics (sumber) ada juga sthepani sena yang meraih medali emas pada Olimpiade Biologi Internasional di kanada (sumber) dan yang sudah menjadi langganan juga memperoleh medali yaitu dari Olimpiade Fisika Internasional (sumber) dan masih banyak yang lainnya yang belum saya sebutkan. Karena hal inilah yang membuat saya bangga di tengah dunia pendidikan kita yang masih menata dirinya menuju sebuah pendidikan yang maju bagi bangsa Indonesia. Serasa memang ada hitam putih di dunia pendidikan kita.
Masih ada kaaan anak Indonesia yang membanggakan?
vote Yaya yaa di lomba Blogfam
linknya gw ganti yah>> disini
no.10 yaa
@Yaya
Yupps benar sekali masih ada ko yang ngebanggain bagi dunia pendidikan Indonesia
Menurut saya, hal tersebut seperti sebuah mutiara yang berada di antara lumpur lapindo. So, dengan kata lain kita masih belum bisa merasa bangga dengan pendidikan di negeri ini.
@drys
Hmmmh, saya masih bingung dengan “hal tersebut” apa yang Anda definisikan mengenai hal tersebut?
Apa Anda tidak bangga terhadap prestasi-prestasi yang ditorehkan oleh generasi muda bangsa kita?
Betul ton….
dari 20% itu, sekitar 9% nya mungkin buat anggaran baju pejabat, salon -pedicure,medicure cs- pejabat, dan ll
@Faruk CF
mungkin pendapat antum ada benarnya, namun kita tidak bisa menghakimi semua pejabat tanpa ada bukti yang jelas
dilema masalah APBN dunia pendidikan sangat memprihatinkan,karena belum tentu semua anggaran dana APBN itu sempat terealisasi. give me your opinion
Anggaran dana APBN emang nggak semuanya bakal terealisasi mengingat birokrasi di Indonesia yang tidak bagus. Pemerintah memang memiliki pekerjaan yang berat apalagi kejujuran bangsa kita yang dipertanyakan?Segini dulu yah!