Lagi iseng browsing di google gw nemuin tulisan menarik dari sebuah group di yahoogroups, berikut cuplikan sebagian tulisan yang gw sesuaikan dengan postingan gw di atas,
“Kesalahannya adalah, semua produk laut dari Indonesia mengandung kadar
mercuri yang tinggi sekali diatas ambang kesehatan. Sebabnya, 250
juta rakyat Indonesia dengan dibantu negaranya, membuang sampahnya
kelaut. Kalo rakyat gembel dan tingkatan pegawai negeri buang sampah
kekali, maka tingkatan orang2 kaya sampahnya ada yang jemput untuk
dibuang langsung ke-pantai2. Akibatnya, seluruh pantai2 Indonesia
penuh sampah2 yang tentunya banyak sekali kandungan mercurinya.
Akibat kaya dengan sampah, maka banyak sekali ikat2 besar kecil yang
menyerbu masuk ke pantai2 Indonesia untuk mencari makanan.
Untuk lebih fokus lagi, silahkan anda semua mencari lokasi semua
pabrik2 Battery yang ada di Indonesia, ternyata semuanya dibangun
disepanjang kali2 agar gampang buang limbah mercury ini ke sungai,
dari sungai limbah ini dituangkan ke lautan. Yang namanya pabrik batu
battery di Indonesia, semuanya pakai merkuri karena selain harganya
murah, juga untungnya besar. Akibatnya, battery2 Indonesia juga
dilarang eksport ke luar negeri. Diseluruh dunia diluar Indonesia,
sudah hampir tidak ada lagi pabrik battery yang pakai Mercuri karena
sangat beracun. Indonesia pun sebenarnya sudah dilarang oleh dunia
internasional, namun tetap saja pemerintahnya mempertahankan pabrik2
ini karena dimiliki kebanyakan oleh kelompok Cendana.
Untuk memastikannya, silahkan anda menyusuri kali Ciliwung, mungkin
sudah jutaan rakyat yang mati disana keracunan mercury, namun dilarang
untuk diberitakan di-koran2. Bahkan dokter yang tahu akan dicabut
izin prakteknya kalo membuka rahasia ini ke koran, makanya diagnosa
keracunan mercury biasanya cuma sakit maag saja karena gejala awalnya
khan cuma muntah2 saja sama dengan sakit maag, kadang2 juga seperti
sakit sariawan. Apalagi, dokter2 praktek disepanjang kali Ciliwung
itu tak ada yang perlu pemeriksaan laboratorium dalam mendiagnosa
pasiennya. Keracunan Mercury di Indonesia boleh dikatakan sudah
mendarah daging dan tidak lagi dianggap penyakit, mungkin setiap orang
pernah mengalami keracunan tapi tidak disadarinya. Karena dokter gigi
di Indonesia menggunakan Mercury untuk menambal gigi bolong,
sebaliknya diluar Indonesia sangat dilarang keras untuk menambal gigi
bolong dengan menggunakan Mercury. Namun, kebali kepada kondisi
ekonomi negara, karena Mercury itu sangat murah sehingga bisa
terjangkau kesemua lapisan masyarakat. Tapi kalo anda termasuk bukan
orang miskin, maka jangan cari gara2 untuk menambal gigi di Indonesia
karena semua dokter gigi lulusan di Indonesia dididik untuk menambal
gigi dengan menggunakan mercury sehingga tak memilik pengetahuan untuk
menambal dengan bahan yang bukan mercury.
Jadi cukup untuk bisa anda bayangin, sangatlah tidak masuk akal kalo
melarang masuknya produk2 Cina hanya karena mengandung Mercury karena
memang seluruh lapisan kehidupan di Indonesia penuh dengan mercury.“(sumber)
Waaah meskipun gw udah tahu hal ini soalnya kalo ga salah pas waktu gw OBM pernah negebahas hal ini,,namun gw belom pernah nyari data-data yang valid yang gw bisa jadiin rujukan,,akhirnya baru hari ini gw bsa menulis di blog gw,,,yang membuat gw tertarik yaitu ada statement “… Bahkan dokter yang tahu akan dicabut
izin prakteknya kalo membuka rahasia ini ke koran, …” waaah untuk saat ini gw belom terlalu mempercayai hal ini karena gw belom mengecek secara langsung,,,,mungkin suatu saat gw bisa nanya langsung mengenai hal ini apakah hal ini benar atau tidak?Mungkin juga ada orang yang ahli di bidang kesehatan yang membaca blog gw dan gw harep beliau bisa ngasih tanggepan mengenai masalah ini,,,toh ini kan bukan koran,,,jadi beliau seandainya seorang dokter ga akan di cabut izinnya
,,
bacaan lain mengenai postingan gw,,,,
1.Pencemaran Merkuri dari Darat ke Laut
2.Merkuri di Teluk Jakarta
3.MEWASPADAI BAHAYA MERKURI DI SUMBER AIR KITA
4.Berbahayakah Racun Merkuri?
5.Indonesia di Lintasan Limbah B3
6.Pemantauan Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Propinsi Gorontalo
Artikel tersebut yang gw temukan sampai saat ini mungkin di luar sana masih banyak artikel lainnya yang mendukung,,,udah dulu yah mau sholat maghrib (6:12 pm-waktu lab 1107)
ya ampyun… jadi inget, merkuri yang di buyat apa kabar tuh?
hiks hiks… mati pelan2 aja nih kita jadi rakyat sini
makan racun tiap hari T,T
@Hannie
Untuk yang di buyat saya ga tahu tuh kabarnya gimana
Bener juga tugh >> mati2 pelan2
sebanernya limbah mercury bisa dimangfaati lagi…gue punya teknologinya sangat sederhana dan murah meriah
kalo ada yang pengen tau hub gue lewat email gue
CHAIRULHABIBIE@yahoo.com