Informasi yang “basi”

Sebuah pengalaman pribadi yang membuat saya merasa heran dengan kejadian yang saya alami. Awalnya saya bersama teman saya sedang membicarakan topik PKM yang diadakan oleh DIKTI. Kebetulan topik yang saya bicarakan bersama teman saya itu adalah ide saya. Topiknya sendiri mengenai sistem informasi untuk puskesmas di Kota Depok, Jawa Barat. Saya sendiri masih ragu apakah puskesmas di kota depok membutuhkan sebuah sistem informasi. Berdasarkan keraguan tersebut saya mencari tahu nomor telepon Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok. Kebetulan kakaknya teman saya pernah bekerja sama dengan Dinkes Kota Depok, lalu teman saya menghubungi kakaknya untuk menanyakan nomor telepon Dinkes Kota Depok. Namun, kakaknya teman saya sedang sibuk mengurusi anaknya. Saya dan teman saya memutuskan untuk mencari tahu nomor telepon Dinkes Kota Depok melalui bantuan paman google, kebetulan teman saya sedang membawa laptop dan kemudian kami mencari tahu melalui google. Query yang kami gunakan adalah “telepon dinas kesehatan kota depok” dan hasil teratas dari query tersebut adalah seperti tampilan berikut:

telepon-dinkes-kota-depok

Lalu saya menghubungi nomor yang saya lingkari di atas dengan menggunakan HP teman saya. Coba tebak? Kebetuan yang mengangkat telepon adalah laki-laku dan mengatakan bahwa nomor terebut dulunya memang milik Dinkes Kota Depok namun sekarang adalah milik toko mainan. Saya pikir nomor tersebut adalah nomor Dinkes Kota Depok ternyata bukan. Namun saya tidak menanyakan kepada penerima telepon tersebut nomor telepon Dinkes Kota Depok. Saya dan teman saya merasa heran dan sekaligus tertawa karena saya salah menelpon. Semua data yang mengenai nomor telepon Dinkes Kota Depok yang saya cari memiliki nomor yang sama dengan nomor yang saya lingkari di atas.

Saya terpikir untuk menggunakan yellow pages (bukan promosi lho ). Berbekal dengan bantuan yellow pages saya mendapatkan dua nomor telepon yang berbeda.

yellow-pages

Saya menghubungi nomor kedua (nomor yang saya lingkari dengan warna biru). Saat saya tanyakan apakah ini adalah Dinkes Kota Depok, si penerima telepon mengatakan bukan lalu memberikan nomor telepon kepada saya. Akhirnya saya mendapatkan nomor telepon yang diinginkan.

Kesimpulan:

  • Mengapa Dinkes Kota Depok tidak menggunakan nomor yang sama 021-7700765? Setahu saya bisa diurus di Telkom untuk memiliki nomor yang sama dengan nomor sebelumnya jika kita pindah tempat (tolong koreksi jika salah).
  • Lalu jika memang diganti kenapa tidak ada data yang sudah diupdate ya?
  • Sayangnya di situs Dinkes Kota DepokĀ  yaitu http://dinkes.depok.go.id, tidak ada nomor telepon yang bisa saya hubungi.
  • Mudah-mudahan tidak ada lagi informasi yang “basi” artinya tidak ada lagi kesalahan dalam pemberian informasi dan kalaupun informasi ada yang berubah seharusnya juga dirubah secepat mungkin.

note: kejadian yang dialami penulis terjadi pada hari Kamis, 17 September 2009.

No Comments yet »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

:hi: :naksir: :keren: :ngayal: more »

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by WordPress with GimpStyle Theme design by Horacio Bella.
Entries and comments feeds. Valid XHTML and CSS.

Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported
This work by toni dermawan y is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported.