Pas kemaren gw nonton
acara di Trans 7,,disana ada berita yang cukup menarik yang menyita perhatian gw yakni mengenai madu palsu,,,disana dijelaskan kalau sekitar 80 % madu palsu telah beredar di Indonesia,,,sebelum kita beranjak
lebih jauh ada baiknya anda membaca
tentang keajaiban madu,,Subhanalloh,,makhluk ciptaan Allah yang satu ini
memang memberikan manfaat bagi kita,,,terus kenapa yah para penjual madu berani-beraninya memalsukan madu? 
Usut punya usut ternyata dari apa yang gw denger di negara kita kebutuhan akan madu itu 300.00 ton/tahun ,,,dari sini sebanyak 80.000 ton/tahun dihasilkan oleh para peternak lebah yang tentunya menghasilkan madu alami,,,nah lho?terus sisanya sebanyak 220.000 ton/tahun ternyata palsu
,,,,wah masa para pedagang tega-teganya menipu konsumen hanya karena untuk meraih keuntungan semata
,,,,apalagi kalo menurut yang gw denger,,,pemerintah dalam hal ini BPOM seolah tak peduli
,,,,alasan mereka katanya belom terjadi kasus kematian
,,,,waah masa nunggu yang mati dulu?Padahal bahan-bahan yang digunakan untuk membuat madu palsu ini justru merusak kesehatan dapat mengakibatkan diabetes bukan memberikan khasiat kesehatan,,,
coba anda baca artikel ini,,,
wah ternyata kalo menurut artikel ini,,,ternyata ga ada yang namanya madu palsu yang ada hanya madu kualitas rendah atau tinggi,,,tapi menurut gw bisa aja kan,,,,madu dipalsuin,,,kalo gitu namanya bukan madu donk?
,,kan yang buat bukan lebah
tetapi manusia 
terus gimana nih?cara pencegahannya?
,,,,ada kok di artikel ini eh ada lagi setelah dicari pake koran juga bisa (sumber),,,,rajin-rajin baca yah
,,,,Harapan gw agar para pedagang ga cuman kayak gini
,,,karena kejujuran itu penting kayak api
,,,,
Saya sangat tertarik dengan berita madu palsu ini karena jumlahnya mencapai 80% dalam arti dari 10 orang konsumen, 8 orang pasti akan mendapatkan madu yang palsu. Bagi kalangan menengah atas mungkin mereka bisa memilih madu yang berlabel walaupun dengan harga yang relatif lebih mahal. Tapi Untuk kalangan masyarakat menengah ke bawah kemungkinan mengkonsumsi madu palsu bisa diatas 90% karena mereka sangat mempertimbangkan faktor harga yang murah dalam memilih madu. Saya sangat senang membaca tulisan Anda karena tulisan Anda menyertakan juga link-link yang berkaitan dengan topik ini. Apakah Anda punya artikel ulsan berita di trans-7 ini ? Kalau tidak punya, di mana saya bisa mendapatkannya ? Atau apakah topik ini pernah di ulas di media lain ? Kalau ada di media mana dan apakah ulasannya dimuat di internet ? Tq untuk sharing nya.
@Gunawan
Waah terimakasih untuk saudara gunawan atas komentarnya.
Menurut saya, kalangan menengah ke atas pun bisa tertipu karena seperti yang saya katakan kalau pedagang hanya menincar keuntungan semata, lalu mengenai pertanyaan anda :
1.Saya tidak punya artikel ulasan berita di trans7, mungkin anda bisa menanyakan langsung ke trans7 di kontak situsnya
2.Di sini juga bisa, News Department Trans7, Telp(021) 791-83124, Fax(021) 791-84581
3.Untuk saat ini saya belum mengetahuinya apakah bahasan ini pernah juga diulas di media cetak (koran,majalah,dll-red) , media audio (radio-red), media audio-visual (tv-red)
Sama-sama karena telah membaca artikel saya.